DIGITAL TERKINI

Netral, Akurat, Terkini

BREAKING NEWS
    581 view

    Serahkan DPA 2026, Bupati Aneng: Gunakan Anggaran untuk Masyarakat, Bukan Hal yang Tidak Penting

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Kepulauan Anambas Aneng menyerahkan secara langsung Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kepulauan Anambas, di halaman Kantor Bupati Pasir Peti, Tarempa, Senin (26/10/2026). Foto: Wisma/Digitalterkini.com

    Anambas, digitalterkini.com – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memimpin langsung upacara sekaligus penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

    Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Kantor Bupati Pasir Peti, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Senin (26/10/2026).

    Dalam amanatnya, Bupati Aneng menekankan agar anggaran yang telah diserahkan melalui DPA digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk hal-hal yang tidak penting.

    “Gunakan anggaran yang bermanfaat buat masyarakat, buat pemerintah, dan buat kita semua. Jangan digunakan sembarangan yang tidak penting,” kata Bupati Aneng.

    Bupati mengakui kondisi keuangan daerah saat ini masih mengalami kekurangan anggaran. Namun, pemerintah tetap memprioritaskan gaji, TPP, dan tunjangan bagi ASN.

    “Saat ini kita di Kabupaten Kepulauan Anambas masih kurang anggaran, tapi kita utamakan pada gaji, TPP, dan tunjangan ASN. Pembangunan kita sekarang di mana-mana tidak ada, ada pun paling minim dan sedikit,” ujarnya.

    Oleh karena itu, Bupati meminta seluruh ASN untuk mengubah pola pikir dan menjadi pelayan masyarakat, bukan minta dilayani.

    “Kita harus berbalik, kita adalah pelayan dan bukan kita minta dilayani. Kalau itu terjadi, InsyaAllah Bapak-Ibu pasti disayangi masyarakat, disayangi warga. Jangan karena baju ini kita menjadi orang sombong, menjadi orang arogan,” tegasnya.

    Aneng juga mengingatkan agar ASN menjaga nama baik daerah dan pemerintah, serta tidak bersikap kasar kepada masyarakat.

    “Jangan sampai saya dengar ASN kita ada yang sombong, ada yang kasar, atau bicara yang tidak menyenangkan masyarakat. Apalagi saya dengar ada yang menitip-menitip jabatan, kalau saya tahu langsung saya tindak,” katanya.

    Ia menegaskan yang dibutuhkan dalam pemerintahan adalah loyalitas, kualitas, dan kuantitas, bukan isi tas.

    “Yang kami cari adalah loyalitas, kualitas, dan kuantitas, bukan isi tas. Kita bukan dilayani, tapi kita adalah pelayan masyarakat. Apapun kesusahan masyarakat, kita harus di depan,” tutup Bupati Aneng.

    Wisma
    Penulis
    Ery
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *