Puluhan Pengurus PAC dan Anak Ranting PDIP Kabupaten Lahat Resmi Dilantik
LAHAT, Digitalterkini.com — Pengurus Anak Cabang (PAC) beserta Anak Ranting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-Kabupaten Lahat resmi dilantik dan dikukuhkan, Kamis (5/11/2026). Acara berlangsung di Halaman Gedung Kesenian Kabupaten Lahat dihadiri ratusan kader dan simpatisan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Anggota DPR RI, Ketua DPD PDIP Provinsi Sumatera Selatan, Bupati Banyuasin, jajaran DPC PDIP Kabupaten Lahat, serta unsur pimpinan instansi terkait.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Lahat, Yulius Maulana, S.T., didampingi Sekretaris DPC, Sudarman, menyampaikan bahwa kepengurusan di tingkat ranting merupakan ujung tombak partai dalam memenangkan pesta demokrasi, karena merekalah yang paling memahami kondisi di lapangan dan menjadi lumbung suara partai.
“Pada tahun 2029 mendatang, PDIP siap merebutkan kursi pimpinan di DPRD Kabupaten Lahat. PAC adalah roda penggerak partai di tingkat kecamatan, yang memegang peranan kunci dalam mengamankan suara pada Pemilihan Legislatif 2029. Sudah saatnya kita semua bergerak ke tengah masyarakat, mendulang suara melalui kader-kader yang memiliki potensi,” ujar Yulius Maulana.

Pengukuhan kepengurusan di 24 kecamatan ini diharapkan dapat memacu semangat dan motivasi seluruh kader. Yulius menegaskan bahwa kebersamaan, kekompakan, dan kesolidan adalah kunci utama untuk menciptakan situasi yang kondusif sekaligus membekali kader melalui edukasi politik sejak dini.
“Kebersamaan dan kesolidan antar kader adalah modal terbesar kita. Dengan persatuan yang kuat, kita siap menyongsong Pemilu 2029 dengan langkah yang mantap,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelantikan sekaligus semangat kader partai dalam memahami pendidikan politik.
“Partai politik di Indonesia memang banyak warnanya, namun tujuannya satu. Mari kita jaga iklim demokrasi di Kabupaten Lahat agar tetap kondusif dan tidak mencederai cita-cita pendiri bangsa,” ujar Widia Ningsih.
Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak memecah belah persatuan.
“Jangan sampai perbedaan warna partai membuat kita terpecah belah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita bersatu padu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Insya Allah, dengan bergandeng tangan, partai politik akan semakin dewasa dan mampu menggerakkan roda pembangunan bersama masyarakat,” harapnya.
