OMI Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026 Dibuka, Kemenag Solok Selatan: Lebih dari Sekadar Meraih Juara
Solok Selatan, digitalterkini.com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam Putra Alizar, S.H.I., M.H., bersama para Kepala Madrasah mengikuti pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 secara daring dari Titik Lokasi (Tilok) MAN 1 Solok Selatan, Senin (5/10/2026).
Pembukaan ajang bergengsi ini dilakukan secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa.
Dalam kesempatan tersebut, Fitriyoni menjelaskan bahwa OMI menjadi salah satu wadah strategis yang memberi ruang luas bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, daya juang, serta semangat berkompetisi secara sehat. Ajang ini juga menjadi sarana pengukuran sekaligus pengembangan potensi agar siswa mampu berprestasi di jenjang yang lebih tinggi.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Madrasah, panitia, seluruh peserta didik, guru pembimbing, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan OMI, khususnya dari titik lokasi Kabupaten Solok Selatan. Keikutsertaan dalam OMI tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara, melainkan jauh lebih penting sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik,” ungkap Fitriyoni.

Ia menegaskan, OMI bukan sekadar soal siapa yang keluar sebagai pemenang. Ajang ini adalah ruang untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat berprestasi.
“Anak-anak kita harus berani bermimpi besar dan memiliki daya juang untuk mewujudkannya. Apapun hasilnya nanti, jadikan pengalaman di OMI ini sebagai bekal untuk terus berkembang. Bagi yang berhasil meraih prestasi, pertahankan dan jadikan pemicu untuk meraih capaian yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat mental, berakhlak mulia, dan siap bersaing di kancah yang lebih luas.
