DIGITAL TERKINI

Netral, Akurat, Terkini

BREAKING NEWS
    392 view

    Kepala Dinas Perkimtan Sumbar Dampingi Wapres Kunjungi Warga Korban Bencana Galodo di Arosuka Solok

    Waktu Baca: 2 menit
    Kepala Dinas Perkimtan Sumbar Ahdiyarsyiah, ST,MT., Dampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Warga Korban Bencana Galodo di Arosuka Solok. Jumat 25 September 2026.

    Solok, digitalterkini.com — Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat 25 September 2026 lalu.

    Kedatangan Wapres disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, S.P., beserta Wakil Gubernur Vasco Ruseimy, S.T., serta didampingi oleh Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Sumbar Ahdiyarsyiah, ST,MT., dan jajaran terkait.

    Dalam kunjungan tersebut, Wapres menyerahkan bantuan logistik dan obat-obatan kepada para korban, serta menginstruksikan percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pasca-bencana agar pemulihan infrastruktur dan pemukiman warga dapat berjalan optimal.

    Kepada warga, Wapres menyampaikan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait lainnya terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan darurat dan proses pemulihan berjalan optimal.

    “Terkait rumah dan lahan pertanian milik warga yang mengalami kerusakan, saat ini sedang dilakukan pendataan. Segera sampaikan kepada petugas di lapangan terkait rumah, lahan pertanian, hewan ternak yang jadi imbas akibat bencana. Pemerintah pastikan untuk melakukan penggantian dan pemulihannya,” ujar Wapres.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Sumbar Ahdiyarsyiah menyampaikan bahwa pihaknya telah berada di lokasi sejak beberapa hari lalu untuk membantu sekaligus mengumpulkan data warga yang terdampak. Data sementara perkiraan kerusakan perumahan akibat banjir bandang tercatat:

    – Rusak Berat: 19 unit

    – Rusak Sedang: 16 unit

    – Rusak Ringan: 52 unit

    – Total: 87 unit rumah

    Ahdiyarsyiah menegaskan bahwa pendataan tidak berhenti di angka tersebut.

    “Kami akan terus membantu dan mengumpulkan data warga yang terkena dampak bencana, terutama kerusakan rumah, agar nanti warga dapat menerima bantuan yang layak dan tepat sasaran dari pemerintah,” ujarnya. Sabtu (26/9/2026).

    Upaya pendataan ini menjadi fondasi penting agar setiap bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan, sejalan dengan arahan Wakil Presiden agar tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pemulihan pascabencana.

    Putra
    Penulis
    Ery
    Editor