DIGITAL TERKINI

Netral, Akurat, Terkini

BREAKING NEWS
    798 view

    Peringati Hari Pariwisata Sedunia, Bupati Karimun Luncurkan Gerakan Wisata Bersih

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Karimun, Iskandarsyah berfoto bersama perwakilan instansi pemerintah, pelajar, hingga 150 Relawan Pariwisata (Tourism Volunteers) dalam rangka Memperingati Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) 2026

    Karimun, digitalterkini.com — Memperingati Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) 2026, Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pariwisata menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan. Bupati Karimun secara resmi membuka Gerakan Wisata Bersih (GWB) yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (27/9/2026).

    Aksi peduli lingkungan ini melibatkan sinergi luas dari berbagai elemen: perwakilan instansi pemerintah, pelajar, hingga 150 Relawan Pariwisata (Tourism Volunteers). Gerakan ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan kawasan pesisir adalah kunci utama keberlanjutan sektor pariwisata di Karimun.

    Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Beliau secara khusus menyoroti ancaman serius pencemaran sampah plastik yang merusak ekosistem laut.

    “Masalah sampah jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi musibah dan bencana. Indonesia diperkirakan menghasilkan jutaan ton sampah yang bermuara ke laut. Karena wilayah kita didominasi laut, kita harus betul-betul menjaga kebersihan. Laut adalah rumah kita,” tegas Bupati.

    Guna mewujudkan visi pariwisata yang lestari, Bupati menginstruksikan tiga langkah konkret kepada seluruh jajaran dan masyarakat:

    1. Penataan Kawasan Pesisir dan Pantai

    Menegakkan kepatuhan aturan jarak sempadan pantai pembatasan pembangunan minimal 100 meter hingga 1 kilometer dari garis pantai. Tujuannya agar pantai tetap menjadi ruang publik yang terbuka, bersih, dan dimiliki bersama, bukan dikuasai pihak tertentu.

    2. Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Tingkat RT/RW

    Mendorong Dinas Lingkungan Hidup memperkuat sistem pengelolaan sampah sejak dari hulu di lingkungan warga sendiri. Langkah ini dinilai paling efektif mengurangi beban sampah yang berakhir di laut.

    3. Inovasi Daur Ulang & Ekonomi Sirkular

    Mengajak pelajar dan generasi muda berkreasi mengubah limbah plastik menjadi produk bermanfaat dan bernilai ekonomi mulai dari bahan bakar alternatif, paving block, hingga pupuk kompos cair.

    Di akhir sambutan, Bupati mengajak semua pihak berperan aktif tanpa menunggu orang lain.

    “Mari kita mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan rumah kita. Tetap semangat menjaga kebersihan lingkungan,” ajaknya.

    Gerakan Wisata Bersih ini diharapkan bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Karimun demi laut yang bersih, pariwisata yang berkembang, dan masa depan yang lebih sehat.

    Admin
    Penulis
    Ery
    Editor