Pelaksanaan Acara Dinilai Tidak Maksimal, Bupati Aneng Geram : Kalau Begini, Saya Tak Akan Datang Lagi
Anambas, digitalterkini.com – Kegiatan Gotong Royong Gerakan Wisata Bersih dan Senam Bersama dalam rangka Hari Pariwisata Sedunia 2026 yang berlangsung di Pantai Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, diwarnai kekecewaan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati, anggota DPRD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Asisten II, Ka Bakesbangpol, Ka Disparbud, Ka Disdikpora, Ka DPUPR, Ka Diskominfotik, Ka Dishub-LH, Ka Loka Pengelolaan Laut, Camat Siantan Selatan, Camat Siantan, Lurah Tarempa, Kades Tiangau, Kades Tarempa Timur, Ketua DPC HPI, Kelompok Sadar Wisata, serta para pemilik dan pengelola penginapan dan hotel di Tarempa. Minggu (27/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Aneng secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksanaan acara yang dinilai tidak tertib dan minim kehadiran dari pihak-pihak yang seharusnya terlibat.
“Bukan hanya undang, tapi kita tidak ada absensi siapa yang hadir, siapa tidak. Ini besar malah timpang,” tegas Aneng.

Ia bahkan menyatakan tidak akan datang lagi jika kegiatan serupa tetap dilaksanakan tanpa persiapan yang matang dan tanpa kejelasan peserta.
“Kalau saya orangnya terus terang. Mohon maaf, saya itu kalau dengar pembawa acara yang begini, mohon izin Bu, mohon maaf, kalau seperti ini saya tidak akan datang di acara ini,” ujarnya.
Bupati menyoroti ketidakhadiran para pemilik hotel, penginapan, dan yayasan yang selama ini aktif meminta dukungan pemerintah, namun justru absen dalam kegiatan yang menyangkut kebersihan dan pariwisata daerah.
“Coba Ibu bisa absen nggak satu-satu hotel, satu-satu yayasan, ada nggak hadir? Orang-orang yayasan, kalau ada maunya kita kejar terus, datangin terus. Minta itu, minta ini. Tapi di mana acara-acara seperti hari ini ada nggak mereka hadir?” katanya.
Aneng juga menekankan pentingnya niat dan ketulusan dalam membangun Anambas, bukan sekadar formalitas.
“Jaga dulu kebersihan rumah tangga kita, baru kita bisa membersihkan di lapangan-lapangan di luar. Tapi yang terutama bersihkan dulu hati, bersihkan hati dulu, bersihkan niat dulu. Jangan hanya bicara, jangan hanya topeng,” ujarnya.
Ia berharap ke depan, koordinasi dan komitmen semua pihak, terutama OPD, camat, lurah, kades, dan pelaku usaha pariwisata dapat lebih baik.
“Saya ingin semua terlebih baik dan baik lagi. Selamat memperingati Hari Pariwisata Sedunia pada hari ini tanggal 27 September. Semoga seterusnya kita menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.
