DIGITAL TERKINI

Netral, Akurat, Terkini

BREAKING NEWS
    567 view

    Inflasi Karimun 2,08% Termasuk 10 Terendah di Indonesia, Wabup Rocky: Jangan Lengah, Siap Antisipasi Tekanan Akhir Tahun

    Waktu Baca: 2 menit
    Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole berfoto bersama pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karimun Triwulan III Tahun 2026 di Ruang Rapat Cempaka Putih, Rabu (23/9/2026).

    Karimun, digitalterkini.com —Pemerintah Kabupaten Karimun mencatatkan pencapaian gemilang dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah. Data per Agustus 2026 menunjukkan tingkat inflasi year-on-year (y-o-y) Kabupaten Karimun tercatat sangat rendah di angka 2,08%. Angka ini tidak hanya berada dengan aman dalam rentang sasaran target inflasi nasional 1,5%–3,5%, tetapi sekaligus menempatkan Karimun sebagai salah satu dari 10 Kabupaten/Kota dengan inflasi terendah di seluruh Indonesia.

    Keberhasilan menekan laju inflasi ini diiringi pula dengan tren pertumbuhan ekonomi yang positif, mencapai 5,32% pada Triwulan II 2026, atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Meski mencatatkan hasil yang sangat memuaskan, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menegaskan capaian ini tidak boleh membuat jajaran Pemerintah Daerah maupun instansi terkait bersikap lengah. Hal tersebut disampaikannya secara tegas saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karimun Triwulan III Tahun 2026 di Ruang Rapat Cempaka Putih, Rabu (23/9/2026).

    Wakil Bupati menyoroti kerentanan struktural yang senantiasa harus diwaspadai, mengingat karakteristik geografis Karimun sebagai daerah kepulauan.

    “Kita ketahui bersama, Karimun sebagai daerah kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar daerah, faktor cuaca, dan distribusi antarpulau sangat memengaruhi harga,” tegasnya.

    Beliau menambahkan bahwa rantai pasok yang sensitif memerlukan pengawasan ketat. “Sedikit saja distribusi pasokan pangan terganggu, harga komoditas seperti cabai, beras, minyak goreng, gula pasir, bahkan hingga harga ikan akan langsung bergejolak di pasar,” jelasnya.

    Memasuki akhir tahun, tekanan inflasi diproyeksikan akan mengalami peningkatan, didorong oleh tingginya permintaan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), serta potensi cuaca ekstrem yang kerap memicu gangguan logistik laut.

    Sebagai langkah antisipatif, Wakil Bupati menginstruksikan seluruh anggota TPID untuk memperkokoh kolaborasi lintas sektoral dalam mengeksekusi 9 Langkah Konkret Pengendalian Inflasi. Pendekatan ini berlandaskan kerangka strategi 4K:

    1. Keterjangkauan Harga;

    2. Ketersediaan Pasokan;

    3. Kelancaran Distribusi;

    4. Komunikasi yang Efektif.

    “Setiap langkah perlu dilaksanakan secara konsisten dan terukur, dengan mengoptimalkan peran dan kewenangan masing-masing perangkat daerah serta pemangku kepentingan, sehingga berbagai potensi tekanan inflasi dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat dan tepat,” instruksi Wakil Bupati Rocky.

    Pemerintah Kabupaten Karimun berharap sinergi yang solid dari seluruh instansi serta penguatan edukasi belanja bijak kepada masyarakat dapat terus menjaga daya beli warga. Melalui Rakor ini, Pemkab Karimun menargetkan lahirnya solusi-solusi taktis agar stabilitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga hingga penghujung tahun 2026.

    Admin
    Penulis
    Ery
    Editor