SMAS Maha Bodhi Karimun Gelar IHT Optimalisasi KSP 2026, Dorong Pembelajaran Mendalam dan Berpusat pada Siswa
Karimun, digitalterkini.com — SMAS Maha Bodhi Karimun menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) dengan tema “Optimalisasi KSP 2026: Bedah Dokumen, Refleksi Kritis, dan Evaluasi Dampak Pembelajaran”, menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan ini bertujuan memastikan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tidak hanya lengkap secara administrasi, tetapi benar-benar menjadi pedoman operasional yang mengarahkan pembelajaran bermakna, mendalam, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Wilayah Kabupaten Karimun, yang diwakili oleh Ngantar Tarigan, M.Pd. Kegiatan diikuti seluruh majelis guru SMAS Maha Bodhi, serta dihadiri Erladewi, S.Pd., M.Pd. dan Dra. Willy Septinar, M.Pd.
Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) merupakan dokumen penting yang menjadi pedoman bagi satuan pendidikan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi penyelenggaraan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, peserta didik, dan lingkungan sekolah. Penyusunan dan peninjauan kembali KSP juga perlu merespons perubahan kebijakan pendidikan nasional, sebagaimana ditegaskan dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang penguatan arah kurikulum melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam, bukan kurikulum baru, melainkan penguatan arah kebijakan yang berlaku.

Pengembangan KSP juga harus memperhatikan keterkaitannya dengan Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, serta karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Direktur Pendidikan Sekolah Maha Bodhi, Jurman, S.Kom., dalam sambutannya menegaskan bahwa guru merupakan garda terdepan dalam proses pembelajaran, sehingga peningkatan kompetensi guru harus menjadi prioritas utama.
“IHT sangat penting bagi sekolah dan guru. Guru adalah garda terdepan dalam pembelajaran. Karena itu, guru harus terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Jurman.
Ia menambahkan, materi yang diperoleh diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi dapat langsung diterapkan di kelas.
“Ketika kompetensi guru terus berkembang, maka kualitas pembelajaran juga akan semakin baik. Pada akhirnya, yang mendapatkan manfaat terbesar adalah peserta didik,” tambahnya.
Kepala Sekolah SMAS Maha Bodhi Karimun, Arli Oktayesi, S.Pd., menyatakan IHT menjadi bagian penting mewujudkan visi-misi sekolah, khususnya menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan
“Visi dan misi sekolah harus diwujudkan melalui proses pembelajaran yang nyata. Salah satunya dengan menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, sehingga siswa tidak merasa terbebani, tetapi justru memiliki motivasi dan antusiasme untuk mengikuti pembelajaran,” kata Arli Oktayesi.
Ia berharap kegiatan ini mendorong guru mengembangkan metode inovatif dan kreatif yang sesuai kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, perwakilan Kacabdis Pendidikan Provinsi Kepri, Ngantar Tarigan, M.Pd., menekankan pentingnya IHT sebagai wadah refleksi dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran, serta optimalisasi dokumen KSP agar semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan.
“Para guru diharapkan tidak hanya memahami dokumen KSP secara administratif, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berdampak nyata terhadap perkembangan peserta didik,” ujarnya.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di Laboratorium Komputer SMAS Maha Bodhi guna mengkaji dan menyempurnakan dokumen KSP secara bersama-sama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, antusias, dan penuh semangat untuk peningkatan mutu pendidikan di SMAS Maha Bodhi Karimun.
