DIGITAL TERKINI

Netral, Akurat, Terkini

BREAKING NEWS
    301 view

    Pria 44 Tahun Ditemukan Meninggal di Jemaja Anambas, Polisi Selidiki Rangkaian Peristiwa

    Waktu Baca: 2 menit
    Pria berinisial S (44) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

    Anambas, digitalterkini.com – Duka menyelimuti sebuah rumah di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Minggu (20/9/2026). Seorang pria berinisial S (44) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

    Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Laporan dari warga kemudian diteruskan kepada kepolisian. Personel Polsek Jemaja langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal.

    Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo menyampaikan, korban merupakan laki-laki berusia 44 tahun. Untuk menjaga privasi keluarga, identitas lengkap dan alamat detail lokasi tidak dipublikasikan. Selasa (22/9/2026)

    Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat terlibat perselisihan dengan istrinya. Setelah itu, istrinya meninggalkan rumah untuk menemui keluarga.

    Tak lama berselang, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga hingga peristiwa itu dilaporkan kepada kepolisian.

    Personel Polsek Jemaja selanjutnya melakukan olah TKP awal, meminta keterangan sejumlah saksi, serta membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis.

    Dari pemeriksaan awal ditemukan sejumlah tanda pada tubuh korban. Namun polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh dan mencocokkannya dengan keterangan saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.

    “Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur. Keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan medis menjadi bagian penting untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh,” ujar Kapolsek Jemaja.

    Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan humanis.

    Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas, foto maupun informasi pribadi keluarga korban secara berlebihan.

    “Kami mengedepankan penanganan yang profesional, objektif dan humanis. Di tengah suasana duka, privasi keluarga harus tetap dihormati dan setiap informasi harus disampaikan secara bertanggung jawab,” tegas Kapolres.

    Polisi menyebut keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun di kemudian hari. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai keputusan keluarga.

    Polres Kepulauan Anambas mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila melihat seseorang mengalami tekanan atau persoalan berat, masyarakat diharapkan hadir untuk mendengarkan dan membantu mencari jalan keluar. (

    Wisma
    Penulis
    Ery
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *