Marak Mesin Tembak Ikan AB dan GBM99 di Belawan, Warga Resah, Nama Pengelola Diketahui, Polisi Bungkam
Belawan, digitalterkini.com — Aktivitas perjudian jenis mesin tembak ikan bermerek AB dan GBM99 semakin menjamur dan menguasai wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Warga melaporkan praktik ini beroperasi secara terbuka di berbagai lokasi dan meminta aparat penegak hukum segera bertindak tegas.
Salah satu warga Pasar V Helvetia, berinisial JK, menyampaikan kekhawatirannya kepada media ini, Senin (21/9/2026).
“Kami sebagai warga di Medan Utara sudah sangat resah atas maraknya aktivitas perjudian jenis tembak ikan merek AB dan GBM99 ini, khususnya di Pasar V Jalan Veteran/Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang,” ungkap JK.
Warga bahkan menyebutkan nama-nama yang diduga sebagai pengelola dan pelaku usaha perjudian tersebut.

“Bos besarnya bernama Absen, pengelolanya Cici warga Titipapan, Medan Marelan, dan orang lapangannya bernama Anto Rembo. Diketahui Anto tersebut merupakan manajer di salah satu perusahaan transportasi yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Mereka seakan kebal hukum, tanpa pernah disentuh oleh aparat penegak hukum,” paparnya.
Menurut laporan warga, mesin tembak ikan merek GBM99 tersebar di puluhan titik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, antara lain:
– Pasar 5 Helvetia, Pasar 8 Helvetia, Pasar 9 Helvetia, Pasar 10 Helvetia
– Pasar 2 Marelan Timur Lingkungan 36 (2 titik)
– Pinggir Sungai Titipapan (3 titik)
– Simpang Dobi (2 titik)
– Belawan (3 titik)
– Hamparan (3 titik)
– Martubung depan SPBU (1 titik)
Sementara itu, untuk merek AB tersebar di kawasan Helvetia, Garapan, Pasar 5, dan Hamparan Perak, dengan humas yang berinisial DN.
Warga berharap Polda Sumatera Utara segera menindaklanjuti laporan ini.
“Saya mohon kepada Polda Sumatera Utara segera bertindak atas maraknya praktik perjudian jenis tembak ikan tersebut. Kami berharap aparat penegak hukum mampu menutup aktivitas perjudian ini sepenuhnya,” harap JK.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo belum memberikan tanggapan. Awak media yang menghubungi melalui pesan WhatsApp pada Senin (21/9/2026) mendapatkan keheningan, belum ada jawaban hingga berita ini diturunkan.
