DIGITAL TERKINI

Netral, Akurat, Terkini

BREAKING NEWS
    917 view

    Warga Desa Landak Pulau Jemaja Resah, Jalan Penghubung Utama Rusak Parah dan Berbahaya

    Waktu Baca: 2 menit
    Kondisi jalan kawasan Pasir Panjang mengalami kerusakan parah.

    Anambas, digitalterkini.com – Warga Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, menyuarakan keresahan mendalam terkait kondisi jalan utama yang kini mengalami kerusakan parah. Jalan yang dibangun pemerintah daerah beberapa tahun lalu itu berlokasi di RT 05/RW 02, Desa Landak, atau yang lebih dikenal warga dengan sebutan kawasan Pasir Panjang.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan paling mencolok terjadi pada badan samping jalan dan struktur penahan tanah atau talud. Kondisi batu penahan sudah miring dan bocor, tanah di bawah jalan turun, serta permukaan beton jalan pecah-pecah.

    “Batu miringnya bocor, tanah turun, beton pecah. Kalau hujan sedikit langsung air masuk ke celah-celahnya,” ungkap Beni, salah seorang warga Desa Landak, melalui sambungan telepon seluler, Kamis (10/9/2026).

    Kondisi jalan yang rusak tersebut dinilai sangat membahayakan para pengguna jalan. Setiap hari, akses tersebut dilintasi warga menggunakan kendaraan roda dua, roda tiga, hingga roda empat untuk menuju kebun, pelabuhan, dan pusat desa. Risiko bahaya semakin meningkat saat malam hari maupun saat musim hujan tiba.

    “Apalagi malam hari dan pas musim hujan. Lubang dan beton yang pecah itu tidak kelihatan. Takutnya ada warga yang jatuh atau mobil tergelincir,” tambahnya.

    Warga mengaku sudah lama menunggu perbaikan dari pihak terkait, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda penanganan di lokasi. Mewakili keresahan masyarakat, warga Desa Landak berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas segera turun langsung meninjau lokasi demi keselamatan bersama.

    “Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk turun dan mengecek langsung ke lokasi demi keselamatan masyarakat Pulau Jemaja. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” pintanya.

    Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung utama bagi warga di Pulau Jemaja. Oleh karena itu, warga sangat berharap kerusakan jalan ini segera mendapat perhatian serius dan penanganan menyeluruh dari pemerintah daerah sebelum menimbulkan kecelakaan yang lebih besar.

    Wisma
    Penulis
    Ery
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *