Karimun Peduli Flores Resmi Ditutup, Lintas Elemen Bersatu Kumpulkan Rp52 Juta untuk 5 Kabupaten NTT
Karimun, digitalterkini.com – Aksi solidaritas lintas elemen masyarakat Kabupaten Karimun untuk meringankan beban korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, resmi berakhir. Acara Closing Seremonial Penggalangan Dana Karimun Peduli Flores digelar di Posko Karimun Peduli Flores “Clean Wash”, Jalan Pelipit Kalibaru, Tanjung Balai Karimun, pada Sabtu (5/9/2026) sore.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Karimun, Venny Alfianita dari Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun Zulkhainen, serta Ketua Komunitas Flobamorata Johanes Moa Jeng.
Turut hadir perwakilan berbagai paguyuban dan organisasi masyarakat, antara lain paguyuban EBAM, KBM, Lembata, Lamaholot, Timor Oan, Pemuda Meral, Kerukunan Pemuda Karimun (KPK), Sembang Alam Karimun, Generasi Muda Bunga Nukak, serta Sispala Samanea SMKN 1 Karimun.
Dalam laporannya, Koordinator Umum Satgas Karimun Peduli Flores, Sebastian Sidia, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas merupakan respons nyata kepedulian dan keinginan bersatu membantu saudara-saudara di Flores yang terkena dampak gempa bumi. Penggalangan dana berlangsung selama sebelas hari, sejak 26 Agustus hingga 5 September 2026.

“SATGAS Karimun Peduli Flores dibentuk sebagai respons nyata kepedulian dan solidaritas lintas elemen masyarakat Karimun atas musibah gempa bumi yang melanda wilayah Flores, NTT,” ungkap Sebastian Sidia.

Penggalangan dana ini melibatkan partisipasi luas dari berbagai unsur masyarakat, menunjukkan kebersamaan dan kepedulian yang tinggi tanpa memandang latar belakang. Elemen yang berpartisipasi meliputi:
– Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun beserta berbagai suku dan paguyuban.
– Komunitas Flobamorata beserta paguyuban EBAM, KBM, Lembata, Lamaholot, dan Timor Oan;
– Pemuda Meral, Kerukunan Pemuda Karimun (KPK), Sembang Alam Karimun, serta Generasi Muda Bunga Nukak;
– Sispala Samanea SMKN 1 Karimun.
“Keberagaman unsur yang terlibat menjadi bukti bahwa kepedulian tidak dibatasi oleh perbedaan asal-usul maupun latar belakang. Semua bersatu dalam satu tujuan: meringankan beban saudara-saudara di Flores yang terdampak bencana,” tambahnya.
Berkat dukungan dan kemurahan hati masyarakat Karimun, total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp52.000.000 (lima puluh dua juta rupiah). Dana tersebut rencananya akan disalurkan secara merata ke lima kabupaten di wilayah Flores, yang menjadi daerah terdampak gempa bumi.

Ketua Flobamorata, Johanes Moa Jeng, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Karimun yang telah menyisihkan sebagian rezekinya selama aksi berlangsung.
“Atas nama masyarakat Flobamorata dan saudara-saudari kami di Flores yang sedang tertimpa musibah, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih mendalam atas kepedulian masyarakat Kabupaten Karimun,” kata Johanes.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, serta berbagai lembaga, komunitas, dan elemen masyarakat yang turut serta menghimpun bantuan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Venny Alfianita, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan Karimun Peduli Flores.
Ia menegaskan bahwa kesejahteraan sosial bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh dukungan dan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat. Dinas Sosial pun membuka ruang kerja sama yang luas dengan lembaga, pemuda, pelajar, dan mahasiswa ke depannya.
“Semoga bantuan Rp52 juta ini segera tersalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat Flores, serta segala jerih payah seluruh pihak bernilai ibadah di mata Tuhan,” ucap Venny.
Penyaluran dana akan segera dilaksanakan dengan tetap menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas agar bantuan tepat sasaran dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat Flores yang membutuhkan.
